January 22, 2012
January 21, 2012
Gambar di samping adalah logo dari perusahaan rokok pemilik cafe ini. Yang menarik ialah kata-kata yang dipasang pada logonya, Anggada Paramita. Di dalam bahasa Sansekerta artinya “menuju kesempurnaan”. Yah, sedikit ulasan mengenai perusahaan dibalik resto mewah yang jadi menu postingan kali ini, lanjutan dari posting sebelumnya yang berakhir tragis akibat tragedi #seranganlaparmendadak. Sedikit flash back,… [Read more…]
Tahun baruan kemaren, saya sekeluarga menghabiskan waktu makan siang bersama-sama. Sebuah aktivitas yang mungkin sudah sangat jarang ditemui, apalagi di tengah kesibukan kota metropolitan seperti Surabaya. Tujuan tempat makan kami kali ini ialah “House of Sampoerna”. Cafe ini berada di wilayah Surabaya Utara, tepatnya di jalan Taman Sampoerna di bilangan Krembangan. Letaknya memang agak jauh,… [Read more…]
Blusukan dalam bahasa Jawa artinya keluar masuk gang-gang sempit.. Di depan kompleks ruko di kantor saya terdapat sebuah perkampungan tua yang menyimpan salah satu pusaka kuliner yang unik. Semasa kecil saya dulu, Depot yang terletak di Pengampon Gang 2 ini terkenal dengan menu andalan Bubur Ayam-nya. Entah sejak kapan orang-orang malah mengenal depot ini melalui… [Read more…]
Agustus kemaren, saya mencuri satu hari buat pelesiran keluar kota.. Sekedar meregangkan otot-otot yang kaku serta mencoba menetralkan racun-racun dunia yang telah lama menyesaki ruang otakku yang kecil (baca: stress). Tujuan utama pelesiran kali ini ialah kota Batu ^^ Langsung saja kita ke teee.. kapee… *ala 0VJ
Berbekal kamera kantongan (baca: pocket camera) plus “racun-racun” mujarabnya Suhu Inijie, belakangan saya mulai menekuni hobi baru yaitu food photography. Pada dasarnya, saya sih emang kecanduan doyan makan *don’t stare at my belly plz Maklum lah, kan masih masa pertumbuhan *asal ngeles
Sepulang nganterin pacar tercantik saya selama wisuda di Salatiga, parade masuk angin dilanjutkan dengan acara pengungsian masal bareng temen-temen sekantor. Bukannya apa-apa, kalo liburan bareng seharusnya dijemput di rumah ya? Tapi kok saya dijemputnya di gerbang tol Dupak?!!? Makanya acara kali ini lebih mirip pengungsian, rather than outing =P #curcol.
Hari ini bangun jam 2 pagi.. Entah karena colekan dan gigitan nyamuk-nyamuk kegenitan di kandang kamar saya, entah juga karena angin topan yang bergejolak di dalam perut saya (baca: mules berat). Rencana awal sih memang bangun lebih awal hari ini.. etapi ya ga sepagi ini yaa hedeehh!!
Beberapa hari kemaren, saya bersama beberapa teman-teman saya menyempatkan diri mengunjungi si Embah.. yang konon punya kesaktian untuk mengintip melintas batas waktu alias mampu menerawang masa depan. Biar dikata sekarang ini jaman serba robot dan internet, saya penasaran juga sama orang-orang yang dibilang bisa meramalkan masa depan…
January 19, 2012
0