Mereka Lentera Hati – a Tribute

Posted on December 9, 2012

6



lantern
Babak 1

Aku bingung..
ketika benar dan salah berbaur
terang dan gelap,
tak lagi kelihatan batasnya

Aku galau..
si jahat sedang ketawa menyeringai
sementara sang kebaikan
menderita fitnah dan cemoohan

Aku bertanya,
tentang daging hewan yang dianggap haram
begitu pula dengan tarian yang seronok,
mengundang birahi katanya
tapi bila soal uang, semuanya hallal?

Tanyakan pada hatimu,
jangan kau abaikan dia
Sang nurani berbisik kepadamu,
dengarkanlah Ia

Nilai apakah yang ingin kau ajarkan pada anakmu?
Cerita apakah yang ingin didengar dari perjalanan hidupmu?
Harta ataukah budi baik,
yang akan jadi warisanmu
untuk anak cucumu kelak..

Babak 2

Aku membaca belakangan ini,
ada orang yang tidak bernafsu dengan uang
yang tidak takut ditembak di depan matanya
yang mengabdikan dirinya untuk negara ini,
membaktikan kerjanya buat bangsa ini

Aku mendengar,
mereka berteriak dengan lantangnya
“Kerja! Kerja! Kerja!”
“Ini duit rakyat!”

Mereka itu lentera hati,
walaupun kecil saja sinarnya
tapi terlihat sangat terang
karna saking gelapnya dunia ini

Terima kasih Pak,
teruslah berjuang..
biar makin teranglah nyalamu,
jangan seperti sinyal hp belakangan ini.
Tetaplah berkarya,
doa kami menyertai

PF: didedikasikan kepada Pak Menteri, Pak Gubernur dan Wakilnya (sengaja ngga ditulis detail)
*ini bukan puisi, bukan juga ngomong soal agama/keyakinan tertentu.. tetapi oknum #eh :mrgreen:

Advertisements
Posted in: Uncategorized