Senja di desa…

Posted on March 12, 2012

8



Sang Surya mulai beranjak ke peraduan…
Ayam jantan diikuti hewan-hewan lainnya pun ikut mengandangkan diri.
Semilir angin telah lama meninggalkan rumput yang bersahaja,
menyisakan hamparan hijau luas yang teduh

Kini, Sang Penerang alam telah berganti dengan lampu minyak yang mungil
sekedar menerangi serangga-serangga kecil yang berganti jaga dengan sang Ayam
di desaku, tempat ayah dan ibuku membesarkanku…

Sambil bertutur, mereka mengajarkan nilai-nilai kehidupan
Ketika manusia masih bersahabat dengan alam,
makan dan minum tersedia dengan limpahnya
sandang dan papan lambang kesederhanaan

Agar kami selalu ingat,
bahwa kehidupan bukanlah soal harta dan uang
bukan pula perihal harga diri dan kedudukan
Tapi hidup diukur sebagaimana ia dimaknai
oleh diri sendiri…
oleh orang-orang yang kita kasihi

PF: I love Indonesia!! 😀

Advertisements
Posted in: Uncategorized