Noodlerz Mega Battle 2011

Posted on November 26, 2011

9



Berbekal kamera kantongan (baca: pocket camera) plus “racun-racun” mujarabnya Suhu Inijie, belakangan saya mulai menekuni hobi baru yaitu food photography. Pada dasarnya, saya sih emang kecanduan doyan makan *don’t stare at my belly plz :mrgreen: Maklum lah, kan masih masa pertumbuhan πŸ˜‰ *asal ngeles
Food Photograph


Untuk postingan perdana ini, 3 jagoan yang akan bertarung berasal dari keluarga perguruan mie pangsit.. Konon menu masakan mie ini merupakan makanan populer dari daratan Cina #cmiiw So, this is it.. *ala Chef Farah :mrgreen:

Mie Srimijaya
Perguruan “Srimijaya” ini berada disekitaran Raya Darmo Permai menuju ke arah Surabaya Supermall. Tidak ada alamat yang jelas karena standnya terletak di sepanjang jalan raya tersebut πŸ˜›

Mie Ayam Srimijaya

Mie Ayam ~ Srimijaya

suasana depot Srimijaya

Suasana makan di depot ini.. full with warmth ^^

Jagoan yang saya tantang dari perguruan ini adalah “Mie Ayam” #sokkeren Pertama kali disajikan, porsinya terlihat cukup besar dengan topping potongan daging ayam *besar-besar juga* yang cukup melimpah. Jurus pertama yang saya terima terdiri dari mie polos dengan sedikit siraman kuah kaldu dengan mudah saya mentahkan.. Tidak terima begitu saja, jurus kedua pun dirapal.. mie polos dengan toppingnya saya lahap bulat-bulat, hasilnya cukup mengejutkan!! #ngeshock Sensasi yang saya terima mengingatkan saya pada salah satu keluarga dim sum yaitu bak pao yang juga sodara dekat dari pangsit.. Jika digambarkan, rasanya manis-manis gurih.. persis seperti isian bakpao #ketip2ngasal

Singkat kata, hanya dalam tempo 5 menit saja saya berhasil menundukkan jagoan yang satu ini. Ganjaran yang saya terima adalah perut kekenyangan lantaran porsinya yang di atas rata-rata. Nilai lebih terletak pada potongan daging ayam nan gurih yang besar-besar dan taburan bawang goreng kesukaan saya #julurlidah Tetapi yang paling saya sukai dari perguruan ini adalah suasana makannya yang unik.. Di pinggir jalanan yang cukup lengang, diselingi pemandangan live cooking dari dapur gerobak yang terletak berdampingan dengan meja pengunjung memberi kesan tersendiri bagi para pemuja kuliner yang napak tilas disini.

Depot Mapan
Perguruan ke-2 yang saya tantang kali ini adalah “Depot Mapan”. Selain mie, perguruan ini juga menyediakan menu penyetan yang cukup tersohor di dunia persilatan kuliner #kedip2 Pusatnya terletak di bilangan Rungkut Mapan, Surabaya. Akan tetapi saya hanya menyatroni cabangnya di Raya Darmo Indah yang baru saja dibuka satu dua bulan yang lalu #horee Alasannya sederhana, karena cabangnya cuma berjarak kurang dari 1 km dari petilasan saya #siul2nyebelin

<Pangsit Mie Ayam Depot Mapan

Pangsit Mie Ayam ~ Depot Mapan

Sesuai referensi yang saya terima dari Suhu Jie, saya maju menantang pesilat yang tersohor dari perguruan ini.. “Pangsit Mie Ayam Jumbo” #ketawaiblis Pertarungan kali ini dibuka dengan sedikit kecelakaan kecil, ketika pacar saya *yang paling cantik* dengan polosnya menumpahkan semua isi mangkok kuah ke dalam mangkok mie!! #ngefreeze Tidaaakk!! Sekonyong-konyong saya pun kehilangan nafsu untuk melanjutkan pertarungan ini.. Tapi apa daya, seorang pria tidak biasa menelan ludahnya sendiri #lemparinbata
Terlanjur basah, mentah-mentah saya terima jurus pamungkas yang serta merta saja dihujamkan ke seluruh penjuru goamulut saya #lebaymodeon Dalam sekejap mata, mie beserta topping dan kuah kaldunya telah memenuhi celah mulut saya. Refleks, otak saya berputar keras mencari kelemahan jurus ini.. Ketemu!! Sensasi rasa yang ditinggalkan mengingatkan saya pada citarasa mie instan.. rasa ayam spesial!! Tidak salah lagi, kasus ini terpecahkan!! *kok jadi novel misteri?! #tepokjidat

Depot Empal Pengampon
Perguruan terakhir yang saya kunjungi ini adalah perguruan tertua di antara 2 perguran sebelumnya. Pusat perguruan ini terletak di Pengampon Gang 2, Surabaya. Lokasinya berada kurang dari 1 km dari kantor saya #hehe

Mie Baikut Depot Pengampon

Mie Baikut ~ Depot Empal Pengampon

Langsung saja ke medan pertarungan.. Pendekar yang maju menghadapi saya kali ini tidak begitu dikenal bahkan di kalangan pengunjung setianya.. “Mie Baikut” #genderangperang Jurus utamanya terdiri dari mie gepeng dengan topping potongan daging “baikut” disertai dengan semangkok kuah kaldu. Tampilannya benar-benar mengecoh saya, jurus pembukanya mendarat di mulut saya dengan keras! Pukulan kombinasi kaldu dan rasa mie menciptakan sensasi gurih yang pekat sekaligus tipis #bingungyak lidah saya terdiam tak membalas.. Melihat saya lengah oleh serangan pertama, ia pun langsung merapal jurus pamungkasnya.. Sepotongan baikut berukuran besar melesat masuk ke dalam mulut saya. Serangan mendadak yang saya terima kali ini benar-benar membuat lidah saya bergetar tak terkendali!! Saya menyerah dalam 2 jurus x_x
Citarasa yang disuguhkan memang yang paling cocok dengan selera saya. Kombinasi kuah kaldu, mie gepeng, dan potongan baikut ekstra besar meninggalkan sensasi gurih yang segurih-gurihnya *he’s killing me softly, larr.. Sayangnya, karena menu ini tidak berpredikat “halal” maka tidak semua orang dapat menikmati menu yang satu ini #nyengirbinnyebelin

Akhir kata,

Makanlah untuk hidup, jangan hidup untuk makan!

pf: pembaca yang terhormat, kembalikanlah diriku ke jalan yang sesatbenar

Dibuang sayang

Mie Ayam Srimijaya

suapan pertama dilatari sosok anak kecil yang terlihat begitu menikmati hidangannya ^^

Advertisements
Posted in: Diary