Solo, I Heart You

Posted on April 14, 2011

8



Dilatari desakan pacar saya yang paling cantik dan aduhai di dunia *soalnya cuman punya satu 😛 jatah cuti pun saya habiskan 2 hari untuk menyatroni (baca: ngapelin) pacar yang lagi menyelesaikan kuliah di Salatiga.

I Love Solo

Solo, I heart you


Kalo pembaca di posisi saya, mana yang bakal Anda pilih:

  • Duduk tenang di depan kompie kantor yang super canggih, ac super dingin, dan kursi kantor super empuk yang juga bisa dibuat mobil2an
  • Liburan mendadak dengan pacar tercinta yang udah 2 abad bulan nda ketemu
  • Salatiga
    Tiba di Salatiga pukul 5 pagi, setelah 5 jam lebih perjalanan Surabaya-Semarang dengan bis patas dilanjutkan 1 jam Semarang-Salatiga. Sedikit reportase, kondisi jalan jalur Pantura masih belum mulus membuat bus yang saya tumpangi tidak bisa melaju kencang #huff..
    Kalau kebetulan pembaca termasuk backpacker yang suka berpetualang, kota ini boleh dijadikan tujuan petualangan selanjutnya. Kota ini dikelilingi berbagai objek wisata alam yang tidak jauh jarak tempuhnya.

      Gunung Merbabu dan Telomoyo. Monggo dicobi buat para hikers 🙂
      Kopeng dan Bandungan
      Sensasinya mirip seperti Batu di Jawa Timur atau Puncak di Jawa Barat.
      Pemandian alam Muncul
      Kalau di Jawa Barat ada Ciater, pemandian air panas alami.. di sini versi dinginnya :mrgreen: #benerandingin

    Pemandian Alam Muncul

    uaddeemm.. suegerrr..l


    Kalau ada duit berlebih, bisa mampir ke sini..

      Laras Asri Resort and Spa
      Resor yang berada di pinggiran kota ini cukup artistik, asri dan enjoyable. Sedikit promo, saya dan pacar suka kuliner cake di sini sambil bernarsiz berfoto ria karena tempatnya yang bagus. Cake nya diskon 50% untuk pembelian di atas jam 9pm. Lumayan buat #turiskepepet macam saya :mrgreen:
      Rawa Pening Hotel and Health Club
      Saya dan pacar suka renang di sini, soalnya ada seluncurannya :mrgreen: en di sini ada jacuzi plus sauna juga, “cuman” 20 rebu ajah

    Buat backpackers, di sini banyak di temui tempat penginapan yang relatif murah dengan tarif 75-150 ribu.
    Yang membuat kota ini cukup asik adalah, kemana-mana relatif dekat dan beli apa-apa (terutama kuliner) murah banget #horee.
    Jalan kaki adalah hal yang biasa ditemui di sini *bisa bayangin jalan kaki d Surabaya? #ohemjii. Alternatif lain adalah menggunakan angkot *kisaran ce’ceng mpe sa’ceng, atau bisa sewa motor dengan tarif maks 40rb/hari.

    Wisata kuliner di kota ini juga cukup menantang untuk dicoba.

      Soto. Seperti yang saya pernah sebut di postingan terdahulu, soto loverz wajib hukumnya buat nyobain yang ini. Tempat rekomendasinya di Soto Kemiri, Soto Pancasila, Soto Kemuning
      nasi kucing. Namanya didapat dari porsinya yang sangat sedikit, seperti porsi makan siang kucing peliharaan 😛 yang unik, harganya juga murah banget antara 1500-2000 aja..
      Nasi, sambal, dan berbagai pilihan lauk seperti bandeng, teri, tempe, dll.
      Tempat yang direkomendasikan nasi kucing Senjoyo dan nasi kucing Kemiri
      Toko Roti Tegal. Toko Roti yang terletak di JenSud ini terkenal sebagai tempat oleh-oleh pengunjung dari luar kota. Jangan kaget sama harganya yang ngalahin BreadTalk n J.Co #ouch
      Warung Serba Pangsit. Warung yang terletak di pinggiran jalan JenSud ini menyediakan berbagai menu dengan pangsit sebagai lauknya
      Nasi Goreng Bakar Senjoyo. Mirip dengan yang ada di Surabaya, tetapi di sini sensasinya manis khas Jawa Tengah
      Nasi goreng hitam. Ada di Food Court Diponegoro. Nasi goreng cumi ini bukan khas Salatiga, tapi patut dicoba.
      Babi rica-rica. Ini favorit saya kalo maen kesini.. pedesnya itu nonjok senonjok-nonjoknya. Depot ini bisa ditemui di depan Cungkup
      Depot Eskimo. Depot es di jalan Pemotongan, cozy buat nongkrong sambil nunggu siang terik

    Aduh, sebenernya masih banyak lagi yang bisa di cobain.. tapi belum sempet nyobain semua #rakusmodeon

    Solo
    Hari kedua liburan, saya dan pacar saya sepakat untuk pelesir ke kota Solo yang bisa dicapai dengan bus Patas Semarang-Solo.

    Solo

    "semangat" sekaligus "nyawa"nya Jawa


    2 jam perjalanan romantis kami berakhir setelah bus menurunkan kami di Kerten untuk oper ke kota naek angkot. Tujuan pertama kami adalah Toko Roti Orion yang terkenal dengan roti Mandarijn nya #lezisbanged
    Toko Roti Orion

    Legit, gurih, manis sekaligus


    Sebenernya, Solo terkenal dengan pasar tradisionalnya yang menjual berbagai pernak-pernik khas Solo.. Bisa ditemui di pasar Klewer atau pasar Gede. Kalau Pasar Klewer dekat dari Orion, 5 menitan dari Keraton Surakarta dan alun-alun. Bisa dicapai dengan Bis Damri (bus kota) atau Solo Trans.
    Fun factnya, Solo Trans ini tempat duduknya menyamping kaya mikrolet/bemo di Surabaya.. versi bus nya mungkin ya 😛
    Batik Solo Trans

    Mikrolet versi gedenya


    Tapi, dasar lagi dimabok asmara membara #lebaymodeon :mrgreen: kami malah maen ke Solo Square. Alasannya, selain lagi ga niat belanja.. terminal buat nunggu bus pulang ke Salatiga deket banget sama Solo Square. Sebetulnya ada 1 mall lagi yang letaknya ga jauh dari Solo Square, tapi konon katanya di sana lebih classy (baca: mahal2).
    Di mall ini, saya nemu stand T-Shirt bertema Solo. Boleh deh, bungkus 1 yang ada gambar Raden Bima versi anime nya 😀
    Kalo tadi berangkat udah romantis, sekarang pulangnya romantos.. gataw kenapa, kami terjebak macet total. Perjalanan yang awalnya 2 jam aja, jadi 4 jam #hitme.. tapi gapapa deh, jadi tambah romantos aja #maksamodeon 😛

    Akhir kata,

    Work hard, play hard!!
    Happy holiday everyone ^^

    Advertisements
    Posted in: Diary, Love